SIKLUS HIDUP DROSOPHILA MELANOGASTER PDF

Sri Anggraeni, M. Riandi, M. Suhara, M. Tujuan Praktikum 1.

Author:Nashura Yozshuktilar
Country:Morocco
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):4 January 2006
Pages:182
PDF File Size:4.5 Mb
ePub File Size:19.56 Mb
ISBN:387-5-64879-663-1
Downloads:98495
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tausar



Ada beberapa keuntungan sehingga lalat buah banyak dijadikan objek untuk kajian-kajian genetik, di antaranya : Lalat buah Drosophila melanogaster mudah dipelihara dalam laboratorium karena makanannya sangat sederhana, hanya memerlukan sedikit ruangan dan tubuhnya cukup kuat.

Pada temperatur kamar suhu ruangan , Lalat buah Drosophila melanogaster dapat menyelesaikan siklus hidupnya kurang lebih dalam 12 hari. Jumlahnya di alam sangat berlimpah dan mudah didapati. Lalat buah Drosophila melanogaster dapat menghasilkan keturunan dalam jumlah yang besar.

Lalat buah Drosophila melanogaster memiliki berbagai macam perbedaan sifat keturunan yang dapat dikenali dengan pembesaran lemah. Lalat buah Drosophila melanogaster ini memiliki beberapa jenis mutan individu yang dihasilkan karena adanya mutasi yang dapat diamati dengan perbesaran yang lemah pula. Perkembangan dari siklus hidupnya mudah di amati, karena terjadi di luar tubuhnya mulai dari telur, larva, pupa hingga menjadi dewasa imago.

Pada pengamatan ini, praktikan mengganti media di dalam botol media. Lalat yang telah dimasukkan ke dalam botol media, mati hanya dalam waktu beberapa jam saja. Hal ini dapat disebabkan karena ketidaklayakan media yang pertama kali diberikan. Karena telah dicampur beberapa bahan untuk mencegah kontaminasi mutan lain seperti bakteri, tungau, atau jamur. Alkohol yang berasal dari bahan anti jamur menyebabkan lalat tidak dapat bertahan lama.

Media dalam botol akhirnya diganti dengan pisang ambon bulu busuk yang dilumatkan. Kemudian, lalat dimasukkan ke dalam botol media pada pukul Jumlah lalat yang dimasukkan ke dalam botol media sekitar 13 ekor. Pada tanggal 10 september pukul Menurut literatur, bercak-bercak putih berukuran kurang dari 0. Pengamatan dilanjutkan lagi hingga mulai muncul larva instar 1 setelah 2 hari. Larva instar 1 berukuran kurang lebih 0. Perubahan berikutnya terlihat saat larva instar 1 mulai membesar ukurannya pada hari ke 3, inilah yang disebut larva instar 2.

Selain itu, pergerakannya terlihat lebih aktif dibanding larva instar 1. Saat mengamati munculnya larva instar 2, terlihat adanya kontaminasi jamur. Hari berikutnya, ukuran larva makin bertambah besar dan fase larva instar 3 mulai muncul.

Pergerakan larva ini aktif di atas media maupun di dinding botol. Saat pengamatan larva instar 3, media di dalam botol mengalami kenaikan permukaan akibat gas yang menekan di bagian dasar.

Gas tersebut diperkirakan dari adanya hasil fermentasi oleh jamur yang tumbuh di sekitar permukaan media. Namun setelah larva berubah menjadi larva instar 3, jamur yang ada di permukaan media menghilang. Larva-larva tersebut yang memakan jamur yang tumbuh di atas permukaan media. Namun, setelah hilangnya jamur bagian dasar media mulai berair.

Selanjutnya, larva instar 3 mulai melakukan pergerakan ke bagian atas botol, mengurangi pergerakannya dan diam menempel pada bagian dinding atas botol. Larva instar 3 ini mulai akan berubah menjadi prepupa yang berwarna putih. Prepupa kemudian berubah menjadi fase pupa. Dan imago pun akhirnya muncul setelah 10 hari lamanya. Waktu yang diperlukan Drosophila melanogaster untuk pergiliran yang dilakukan praktikan 2 adalah 8 hari.

Lamanya perubahan telur menjadi imago dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu lingkungan rendah, ideal atau tinggi dan perlakuan yang diberikan masing-masing praktikan seperti pemberian intensitas cahaya botol diletakkan di tempat gelap atau terang. Dalam mengembangbiakkan Drosophila melanogaster dalam botol medium teramati adanya kontaminasi dengan tumbuhnya jamur diatas medium buah pisang ambon bulu busuk yang dilumatkan. Hal ini disebabkan karena media semakin membusuk. Selain itu, beberapa saat botol sempat ditaruh di tempat yang cukup lembab di dalam lemari.

Namun, setelah beberapa waktu dilakukan pengamatan kembali, jamur yang tumbuh di atas medium buah tersebut menghilang karena Drosophila memakan jamur yang tumbuh dalam medium buah dalam botol. Hal ini memperlihatkan bahwa Drosophila melanogaster, sejenis serangga biasa yang umumnya tidak berbahaya yang merupakan pemakan jamur yang tumbuh pada buah. Pada pengamatan, praktikan perlu mengetahui dan mempelajari siklus hidup Drosophila melanogaster sebelumnya.

Dengan mempelajari siklus hidupnya, akan lebih mudah untuk diamati fase-fase pergiliran keturunannya dan mudah diamati proses penurunan sifatnya.

Selain itu, juga dapat diaplikasikan untuk meningkatkan jangka hidup manusia dan mempelajari mortalitas manusia. Tahapan-tahapan fase pertumbuhan Drosophila melanogaster adalah; telur — larva instar I — larva instar II — larva instar III — prepupa — pupa — imago 2.

Lama fase telur sekitar 19 jam, larva instar1 sekitar 1 hari, larva instar 2 sekitar 1 hari, larva instar 3 sekitar 1 hari, prepupa 2 hari, dan pupa 3 hari. Lama siklus hidup lalat Drosophila melanogaster sejak telur menjadi imago adalah selama 10 hari. Lama perubahan dari telur menjadi imago bervariasi tergantung kondisi lingkungan termasuk suhu lingkungan, pencahayaan, kepadatan dan ketersediaan makanan. Selain itu, perlu diperhatikan ketersediaan media makanannya.

Jumlah Drosophila melanogaster yang dimasukkan ke dalam botol cukup beberapa pasang saja sehingga memberikan ruang pada Drosophila melanogaster untuk hidup. Botol media juga sebaiknya diletakkan di tempat dengan cahaya remang-remang yang tidak terlalu besar intensitas cahayanya.

The Genome of Drosophila melanogaster. California: Academic Press Inc,. H, Hood, L. Genetics From Genes To Genoms second edition. Pengenalan Pengajaran Serangga. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press. Drosophila, A Laboratory Handbook. Bandung : Jurusan Biologi Universitas Padjdjaran. Experiments in Genetics with Drosophila. London: John Wiley and Sons, inc.. The Drosophilidae: a taxonomic overview. New York: Academic Press. Drosophila Genomics and Speciation. Our Model: The Fruitfly Drosophila melanogaster.

LATIFE URDU PDF

Jurnal GENETIKA Siklus Hidup Drosophila

Ada beberapa keuntungan sehingga lalat buah banyak dijadikan objek untuk kajian-kajian genetik, di antaranya : Lalat buah Drosophila melanogaster mudah dipelihara dalam laboratorium karena makanannya sangat sederhana, hanya memerlukan sedikit ruangan dan tubuhnya cukup kuat. Pada temperatur kamar suhu ruangan , Lalat buah Drosophila melanogaster dapat menyelesaikan siklus hidupnya kurang lebih dalam 12 hari. Jumlahnya di alam sangat berlimpah dan mudah didapati. Lalat buah Drosophila melanogaster dapat menghasilkan keturunan dalam jumlah yang besar.

MAHABHARATA TATPARYA NIRNAYA SANSKRIT PDF

Loading....

Tujuan dilakukan praktikum ini adalah untuk mengetahui fase-fase dalam siklus hidup Drosophila melanogaster dan lama masing-masing fase. Metode yang digunakan adalah dengan pengamatan secara langsung siklus hidup Drosophila melanogaster yang dibiakkan didalam botol bening. Selain itu, lalat buah ini mudah didapatkan di alam bebas. Lalat buah yang sering tentang D.

LIVRO BIZU PDF

Lalat jantan memiliki sex comb pada kakinya sedangkan lalat betina tidak. Ciri lainnya yang dapat membedakan jantan dan betina adalah dari ukuran tubuhnya, dimana lalat jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan ukuran lalat betina. Selain itu, Drosophila sp normal memiliki sungut yang berbentuk tidak runcing dan bercabang-cabang. Kepala berbentuk elips. Thorax terlihat berwarna krem, ditumbuhi banyak bulu, dengan warna dasar putih. Abdomen bersegmen lima, segmen terlihat dari garis-garis hitam yang terletak pada abdomen. Sayap Drosophil sp normal memiliki ukuran yang panjang hingga melebihi abdomen lalat, lurus, dan bermula dari thorax dengan warna transparan.

KASB E HALAL IN ENGLISH PDF

Spesies Drosophila melanogaster Selain itu, Drosophila juga diklasifikasikan ke dalam sub ordo Cyclophorpha pengelompokan lalat yang pupanya terdapat kulit instar 3, mempunyai jaw hooks dan termasuk ke dalam seri Acaliptrata yaitu imago menetas dengan keluar dari bagian anterior pupa Wheeler, Adapun ciri umum lain dari Drosophila melanogaster diantaranya: Warna tubuh kuning kecoklatan dengan cincin berwarna hitam di tubuh bagian belakang. Berukuran kecil, antara mm. Urat tepi sayap costal vein mempunyai dua bagian yang terinteruptus dekat dengan tubuhnya. Sungut arista umumnya berbentuk bulu, memiliki percabangan. Crossvein posterior umumnya lurus, tidak melengkung.

Related Articles