KISI RESIPROK PDF

Bahan yang tersusun oleh deretan atom-atom yang teratur letaknya dan berulang periodik disebut bahan kristal. Dikatakan bahwa bahan kristal mempunyai keteraturan atom berjangkauan panjang. Sebaliknya, zat padat yang tidak memiliki keteraturan demikian disebut bahan amorf atau bukan-kristal. Fisika zat padat secara umum dihubungkan dengan kristal dan elektron dalam kristal. Pengkajian tentang zat padat dimulai pada tahun-tahun awal abad ini sesudah berhasil dipelajarinya difraksi sinar-x oleh kristal. Dari gejala ini dapat ditemukan bukti bahwa kristal terdiri dari atom-atom yang susunannya teratur.

Author:Gogal Muzragore
Country:Belarus
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):17 April 2015
Pages:148
PDF File Size:13.98 Mb
ePub File Size:3.81 Mb
ISBN:449-8-85658-741-7
Downloads:30969
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dailabar



Bahan yang tersusun oleh deretan atom-atom yang teratur letaknya dan berulang periodik disebut bahan kristal. Dikatakan bahwa bahan kristal mempunyai keteraturan atom berjangkauan panjang. Sebaliknya, zat padat yang tidak memiliki keteraturan demikian disebut bahan amorf atau bukan-kristal.

Fisika zat padat secara umum dihubungkan dengan kristal dan elektron dalam kristal. Pengkajian tentang zat padat dimulai pada tahun-tahun awal abad ini sesudah berhasil dipelajarinya difraksi sinar-x oleh kristal. Dari gejala ini dapat ditemukan bukti bahwa kristal terdiri dari atom-atom yang susunannya teratur. Melalui keberhasilan memodelkan susunan atom-atom dalam kristal, para fisikawan dapat mempelajari lebih banyak dan lebih lanjut tentang zat padat.

Kristal dapat dibentuk dari larutan, lelehan, uap, atau gabungan dari ketiganya. Bila proses pertumbuhannya lambat, atom-atom atau pertikel penyusun zat padat dapat menata diri selama proses tersebut untuk mrenempati posisi yang sedemikian sehingga energi potensialnya minimum.

Keadaan ini cenderung membentuk susunan yang teratur dan juga berulang pada arah tiga dimensi, sehingga terbentuklah keteraturan susunan atom dalam jangkauan yang jauh. Sebaliknya, zat padat yang tidak memiliki keteraturan demikian disebut bahan amorf atau bukan-kristal, dalam proses pembentukan yang berlangsung cepat, atom-atom tidak mempunyai cukup waktu untuk menata diri dengan teratur.

Hasilnya terbentuklah susunan yang memiliki tingkat energi yang lebih tinggi. Susunan atom ini umumnya hanya mempunyai keteraturan yang berjangkauan terbatas, dan keadaan inilah yang mencerminkan keadaan amorf. Struktur kristal dibangun oleh sel satuan unit cell yang merupakan sekumpulan atom yang tersusun secara khusus, secara periodik berulang dalam tiga dimensi dalam suatu kisi kristal crystal lattice. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya bahwa sebuah Kristal Ideal disusun oleh satuan-satuan struktur yang identik secara berulang-ulang yang tak hingga didalam ruang.

Basis : sekumpulan atom, dengan jumlah atom dalam sebuah basis dapat berisi satu atom atau lebih. Atau secara singkatnya adalah struktur kristal terdiri dari kisi dan basis, Struktur kristal akan terjadi bila ditempatkan suatu basis pada setiap titik kisi sehingga struktur kristal merupakan gabungan antara kisi dan basis.

Apabila dinyatakan dalam hubungan dua dimensi adalah sebagai berikut: Sehingga apabila atom atau sekumpulan atom tersebut menempati titik-titik kisi maka akan membentuk suatu struktur kristal KISI KRISTAL Didalam kristal terdapat kisi-kisi yang ekivalen yang sesuai dengan lingkungannya dan diklasifisikan menurut simetri translasi. Operasi translasi kisi Didefinisikan sebagai perpindahan dari sebuah kristal oleh sebuah vektor translasi kristal 1.

Refleksi : Pencerminan pada bidang simbul : m b. Inversi : Pencerminan pada suatu titik tertentu simbul : i d. Sel primitif adalah sel yang mempunyai luas atau volume terkecil, Sel primitif dibangun oleh vektor basis biasa disebut sel satuan unit sel.

Cara menentukan sel primitif metoda wigner — seitz : a. Ambilah salah satu titik kisi sebagai acuan biasanya di tengah b. Titik kisi yang anda ambil sebagai acuan dihubungkan dengan titik kisi terdekat disekitarnya. Di tengah-tengah garis penghubung, buatlah garis yang tegak lurus terhadap garis penghubung.

Luas terkecil 2 dimensi atau volume terkecil 3 dimensi yang dilingkupi oleh garis-garis atau bidang-bidang ini yang disebut sel primitive Wigner-Seitz Contoh penggambaran Sel Primitif dengan Metode Wigner-Seitz 2. Triklinik 2. Monoklin 3. Orthorombik 4. Tetragonal 5. Kubus 6. Trigonal 7. Contohnya, sumbu a, b, dan c. Sebagai ilustrasi, misalnya kita memiliki sebuah unit sel seperti pada gambar dibawah dan sebuah titik P terletak pada suatu bagian pada unit sel tersebut.

Kita akan mendefinisikan posisi dari titik P tersebut dalam istilah koordinat umum q, r, dan s. Dimana q memiliki panjang beberapa bagian darikeseluruhan panjang sumbu x, r juga merupakan beberapa bagian panjang sepanjang sumbu y, dan begitupula untuk s.

Dengan begitu, kita dapat menyatakan posisi dari titik P tersebut menggunakan koordinat dari q, r, dan s. Dalam hal ini, penulisan koordinat titik ini dituliskan langsung koordinatnya tanpa koma ataupun tanda baca lainnya. Aturan : 1. Tentukan kebalikan resiprok dari bilangan-bilangan tadi, dan kemudian tentukan tiga bilangan bulat terkecil yang mempunyai perbandingan yang sama.

Indeks h k l. Contoh : Bidang ABC memotong sumbu-sumbu : Kebalikannya adalah Jika ketiga bilanagn bulat yang mempunyai perbandingan yang sama seperti di atas adalah 3, 3, 2. Perhatikan bahwa dalam penulisan indeks kita tidak menggunakan tanda koma. Misal: Jika salah satu dari h k l negatif, maka indeks bidang tersebut ditulis h k l , artinya h bertanda negatif.

Syarat agar terjadi difraksi pada kristal adalah penggunaan gelombang radiasi dengan panjang gelombang yang seorde dengan jarak antar atom dalam kristal dalam angstrom. Dengan mengetahui puncak-puncak difraksi dari gelombang yang dipantulkan oleh bidang kristal lebih tepat atom-atom pada bidang , maka struktur kristal dari cuplikan yang bersangkutan dapat dipelajari atau mungkin dapat di-rekonstruksi. Sumber radiasi yang dapat digunakan untuk keperluan difraksi kristal meliputi : sinar-x, berkas neutron termal, dan berkas elektron.

Difraksi dapat terjadi bilamana panjang gelombang berkas radiasinya sekitar 1 angstrom. Sinar- X adalah gelombang elektromagnetik dengan sifat fisik yang sama seperti gelombang elektromagnetik lainnya, seperti gelombang optik. Panjang gelombang sinar-x sama dengan konstanta kisi kristal, dan hal inilah yang membuat sinar-x berguna dalam analisis struktur kristal Pengaturan eksperimen dasar untuk menghasilkan sinar-x : Difraksi Sinar-X Di antara sumber-sumber radiasi yang dapat dipergunakan untuk difraksi kristal, berkas sinar-x adalah yang paling layak ditinjau dari kesederhanaan teknik pembangkitnya serta maksimalnya hasil difraksi dalam memberikan informasi tentang struktur kristal.

Agar terjadi interferensi yang konstruktif saling menguatkan , maka beda lintasan yang bersangkutan haruslah merupakan kelipatan bulat dari panjang gelombang sinar-x tersebut. Ini berarti : yang disebut syarat Bragg. Difraksi sinar x pada suatu material Difraksi sinar-X merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi adanya fasa kristalin di dalam material-material benda dan serbuk, dan untuk menganalisis sifat-sifat struktur seperti stress, ukuran butir, fasa komposisi orientasi kristal, dan cacat kristal dari tiap fasa Apabila suatu bahan dikenai sinar-X maka intensitas sinar-X yang ditransmisikan lebih kecil dari intensitas sinar datang.

Hal ini disebabkan adanya penyerapan oleh bahan dan juga penghamburan oleh atom-atom dalam material tersebut. Berkas sinar yang dihantarkan tersebut ada yang saling menghilangkan karena fasenya berbeda dan ada juga yang saling menguatkan karena fasenyasama.

Berkas sinar-X yang saling menguatkan disebut sebagai berkas difraksi. Logika dibalik teori ini adalah asumsi bahwa seandainya suatu kristal terdiri dari atom- atom yang tersusun secara teratur dan periodik dalam ruang dan jarak antar atom hampir sama dengan panjang gelombang sinar-x, maka Kristal tersebut dapat berfungsi sebagai kisi-kisi yang menghamburkan cahaya. Struktur Kristal 2.

Parameter kisi 3. Ketika berkas sinar-x monokromatik datang pada permukaan kristal, terjadi refleksi hanya ketika sudut datang memiliki nilai-nilai tertentu.

Nilai-nilai ini tergantung pada panjang gelombang dan konstanta kisi kristal. Secara umum tidak bagian orthogonal. Sisa dari persamaan 2. Contoh kisi resiprok ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 2. Tetapi prosedur untuk menemukan sangatlah mudah. Pertama, kerjakan 2. Dapat ditetapkan bahwa kebalikan dari bcc adalah kisi fcc dan sebaliknya lihat bagian masalah.

Pertama, dapat memperpanjan argumen untuk sistem kristal lainnya. Ketika kita menyadari bahwa kisi resiprok adalah kisi — kisi dalam dirinya sendiri dan memiliki simetri rotasi sama dengan kisi langsung, bahwa kisi resiprok selalu jatuh dalam sistem kristal yang sama seperti kisi langsung lihat Tabel 1. Dengan demikian, resiprok untuk monoklinik, triklinik, … dan kisi heksagonal juga monoklinik, triklinik, … dan heksagonal masing — masing.

Catatan, bahwa dua kisi tidak perlu memiliki struktur Bravais yang sama dalam sistem yang sama. Melihat contoh bcc dan fcc diatas. Untuk kisi persegi panjang dari Gambar 2. Kemudian tarik garis lurus yang tegak lurus terhadap vecktor di titik — titik tengannya. Wilayah terkecil tertutup oleh garis — garis persegi panjang A dalam gambar merupakan sel unit yang dicari dan disebut zona Brillouin pertama.

Zona Brillouin BZ merupakan sel unit diterima karena memenuhi semua persyaratan yang diperlukan. Hal ini juga memiliki perlengkapan yang titik kisi sesuai tepat jatuh di pusat sel, tidak seperti kasus kisi langsung dimana titik kisi biasanya terletak pada sudut-sudut sel.

Zona Brillouin untuk kisi tiga dimensi dapat dibangun dengan cara yang sama, tetapi perhatikan bahwa dalam hal ini vektor kisi yang memisahkan dua bidang tegak lurus dan bahwa BZ pertama adalah saat volume terkecil tertutup oleh bidang. BZ ini untuk kisi kubus lain yang dalam bentuk lebih rumit kita akan menunda pembahasan kisi ini dan lainnya ke bagian selanjutnya. Kadang-kadang juga menggunakan zona Brillouin tingkat tinggi yang sesuai dengan vektor yang menghubungkan titik asal untuk titik jauh dalam kisi resiprok, tetapi tidak akan dibahas disini karena tidak diperlukan.

Kita akan menemukan bahwa konsep zona Brillouin sangat penting hubungannya dengan getaran kisi Bab 3 dan electron dalam Kristal Bab 5. Setelah mendefinisikan kisi resiprok dan membahas beberapa sifat-sifatnya, sekarang dilanjutkan untuk menunjukkan kegunaannya.

Karena simbol delta, maka 2. Untuk menetapkan kevalidan 2. Setiap istilah dalam penjumlahan di 2. Maka jumlah total sama dengan N seperti 2. Sebagai titik akhir, sekarang kita akan menunjukkan bahwa vektor kisi resiprok terkait dengan bidang kristal dari kisi langsung. Dengan cara ini, abstrak vektor resiprok akan memperoleh arti konkrit. Kita sekarang harus menetapkan sifat-sifat berikut: i. Untuk membangun hubungan ini, kita lihat Gambar 2.

Untuk membuktikan 2. Ini melengkapi bukti 2. Hubungan antara vektor resiprok dan bidang kristal sekarang cukup jelas. Crystallographer lebih memilih untuk berpikir dalam hal bidang Kristal yang memiliki realitas fisik dan indeks Miller, sedangkan fisika zat padat seperti kisi resiprok, yang secara matematis lebih elegan, dua pendekatan bagaimanapun setara dan seseorang dapat berubah dari satu ke yang lain dengan menggunakan yang menghubungkan dua hubungan. Struktur Kristal Zat Padat. Pengantar Fisika material.

Jurusan fisika Universitas Padjadjaran.

ASUS M5A78L-M LX V2 MANUAL PDF

“Kisi Resiprok”

Akinobar The emitting and absorbing bodies can be as small as individual atoms or even subatomic particles like electrons. This design works well As in the case of ion cyclotron heating, the interaction takes place when the electron crosses a resonance layer, determined by the frequency used, and depending on the magnetic field. For the purposes of this derivation, the focus reiprok on just 1 electric field line and, at this stage; no mention of the magnetic field need be introduced, although it will be shown to be an equal component of the energy propagated kis the accelerated charge. Hence, you can find the polarization of the radio signal. Electromagnetic fields Gravity springs from the property of matter we call mass, while electromagnetic resiprom derive from the property we call charge. Procedural memory is an example of a type of implicit memory. See also the answer to question [5], above.

DUALPHONE 4088 PDF

KISI RESIPROK PDF

Latar belakang Dari bebrapa jenis zat diantaranya zat padat, cair, dan gas ternyata ada keunikan tersendiri dari susunan zat-zat ini. Disini kita mengkerucut membahas tentang zat padat, dimana zat padat ini terdiri dari atom-atom, ion atau molekuk yang sangat berdekatan dan menempati kedudukan tertentu disekitar posisi keseimbangannya. Secara umum zat padat itu memilki sifat bentuk dan volume yang sukar berubah. Zat padat yang akan kita bahas kali ini adalah berhubungan dengan Kristal, dimana dalam Kristal ini ada beberapa hal yang dapat kita analisis dan harus kita pahami. Untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang Kristal ini maka harus kita kupas tuntas materi tentang Difraksi Kristal dan Kisi Resiprok yang menyimpan banyak pertanyaan didalamnya dan menyimpan banyak pelajaran juga.

KONSTYTUCJA MARCOWA PDF

Yozshugul Besides being influenced by a magnetic field, a wire that is carrying a current also produces a magnetic field however, the wire reisprok not experience any overall force due to its own self-generated field. As seen above, emr can be generated in many different ways and its method of generation determines its character. At any one point, the kiso and induction fields vary as sine-wave functions of time. Note too the sinusoidal outline set out by the tips of the vectors moving in the direction away from the source. Note in figure 7 that we have put a resistor back in the circuit.

HELIASTER HELIANTHUS PDF

Shakticage a aa ab aba aba-aba abad abadi abadiah abadiat abadikan abah Therefore, it suggests that there is no EM propagation along kisj axis of charge motion, which reflects the axially symmetry of the EM field shown in the earlier diagram connected with a dipole antenna. Kontrol koroner anjiyografisi, semptomlu hastlara semptomu takiben, semptomsuz hastalara 6. The way that mostly interests us is that already discussed above. Radyoyu kim icat etti. These oscillators work on a different principle to sine wave oscillators. Either a low current and high frequency or low frequency and high current can achieve this measurable minimum. In the case of lisi long wavelength radiation the charge at right oscillates slowly.

Related Articles