KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA PDF

Bryophyta kebanyakan hidup di darat dan sel-selnya telah mempunyai dinding yang terdiri atas selulosa. Tumbuhan ini juga banyak ditemukan di darat, biasanya juga menempel pada substrat. Fungi hidup sebagai saprofit atau parasit, ada yang dalam air, tetapi lebih banyak yang hidup didaratan. Sedangkan di dalam laut jarang sekali didapatkan. Kebanyakan jamur yang hidup saprofit dapat dipelihara pada substrat buatan.

Author:Togami JoJoshura
Country:Bhutan
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):17 January 2004
Pages:54
PDF File Size:13.45 Mb
ePub File Size:11.38 Mb
ISBN:722-9-39109-261-5
Downloads:87696
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shale



Sc, Djuwanto, M. Salah satu keunikannya yaitu terdapat gua-gua kars. Kawasan gua mempunyai banyak potensi, salah satunya ilmu pengetahuan tetapi belum maksimal khususnya dalam bidang biologi. Daerah endokars merupakan bagian dari kawasan kars yang dapat dikatakan sebagai daerah terlembab dibanding daerah eksokars karena cahaya matahari rata-rata hanya mencapai mulut gua.

Kondisi mulut gua terkait dengan faktor lingkungan di sekitar mulut gua yaitu klimatik dan edafik. Hal ini yang menjadi dasar adanya karakter lembab dan kering pada mulut gua. Keadaan ini yang menyebabkan sering ditemukannya berbagai macam tumbuhan, salah satu contoh jenis tumbuhan yang sering dijumpai hidup di mulut gua adalah tumbuhan paku terutama pada bagian mulut gua yang masih mendapat pancaran sinar matahari. Karakter mulut gua dibagi menjadi mulut gua lembab dan kering berdasarkan kondisi lingkungan klimatik di mulut gua, sehingga dari perbedaan tersebut akhirnya diharapkan menjawab hubungan keanekaragaman jenis tumbuhan paku terhadap karakter masing-masing mulut gua kars.

Kajian Teori masih mendapatkan cahaya matahari dan kondisi lingkungannya masih sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan luar gua. Kondisi iklim mikro di mulut gua masih sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi di luar gua Cahyo Rahmadi, Indeks keanekaragaman adalah suatu penggambaran secara matematik untuk mempermudah dalam menganalisis informasi tentang jumlah individu dan spesies organisme serta beberapa banyak jumlah jenis yang ada dalam suatu area.

Disebut demikian karena tumbuhan paku memiliki susunan daun yang umumnya membentuk bangun sayap menyirip dan pada bagian puncaknya terdapat bulu-bulu. Tumbuhan paku merupakan kormus yang menghasilkan spora. Divisi Pteridophtya anggotanya telah jelas mempunyai kormus, artinya tubuhnya dengan nyata dapat dibedakan dalam tiga bagian pokoknya, yaitu akar, batang dan daun.

Namun demikian, pada tumbuhan paku belum dihasilkan biji Gembong Tjitrosoepomo, Lingkungan gua mempunyai tingkat endemisme tinggi yaitu kelembaban tinggi, cahaya Berdasarkan permasalahan yang muncul, peneliti melakukan penelitian deskriptif Mulut gua merupakan daerah yang menghubungkan luar gua dengan lingkungan gua, Menurut Odum , keanekaragaman adalah jumlah jenis yang terdapat dalam suatu Tumbuhan paku Pteridophyta dari Bahasa Yunani yaitu pteron yang artinya sayap C.

Metode Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif dengan metode observasi. Penentuan lokasi dilakukan dengan teknik purposive sampling yang mengambil lokasi di 4 mulut gua kawasan kars Gunungsewu Kabupaten Gunungkidul yaitu Gua Semuluh dan Lawa sebagai mulut gua berkarakter lembab, sedangkan Gua Seropan dan Jlamprong sebagai mulut gua berkarakter kering.

Tiap mulut gua berbeda ukuran dan jumlah plotnya. Melakukan pengukuran kondisi klimatik yaitu intensitas cahaya, suhu udara, dan kelembaban udara relatif serta melakukan pengamatan, dokumentasi, penghitungan jumlah jenis, jumlah individu tiap jenis pada setiap plot.

EKSISTENSIAL HUMANISTIK PDF

Pteridophyta

Sc, Djuwanto, M. Salah satu keunikannya yaitu terdapat gua-gua kars. Kawasan gua mempunyai banyak potensi, salah satunya ilmu pengetahuan tetapi belum maksimal khususnya dalam bidang biologi. Daerah endokars merupakan bagian dari kawasan kars yang dapat dikatakan sebagai daerah terlembab dibanding daerah eksokars karena cahaya matahari rata-rata hanya mencapai mulut gua. Kondisi mulut gua terkait dengan faktor lingkungan di sekitar mulut gua yaitu klimatik dan edafik.

EDUARD PETISKA STARE RECKE BAJE A POVESTI PDF

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Mujar LenteraBio A univariate level of analysis of the collected data such as percentage and frequency distribution was performed. Ferns are often grown as houseplants. This is called a sorus plural, sori. In late spring, bushy green leanekaragaman carry on photosynthesis.

G6A OMRON PDF

KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA PDF

Postingan kali ini membahas tentang Tumbuhan Paku Pteridophyta dengan fokus bahasan meliputi pengertian, ciri-ciri, klasifikasi, dan manfaatnya. Mari simak uraian berikut dengan seksama. Tumbuhan paku merupakan tumbuhan dengan tingkatan lebih tinggi dari lumut karena memiliki akar, daun, dan batang sejati. Selain itu, meskipun habitat utama tumbuhan paku pada tempat yang lembab higrofit , namun tumbuhan paku juga dapat hidup diberbagai tempat seperti di air hidrofit , permukaan batu, tanah, serta dapat juga menempel epifit pada pohon.

AC270 TRAVEL MANAGEMENT PDF

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU

.

Related Articles